Tidak hanya itu kata Saharudin, Pemkab Morowali juga tengah membangun Gedung Olahraga (GOR) Bulu Tangkis dengan anggaran Rp 11 miliar dan veneu Kolam Renang di Kelurahan Mendui Bungku Tengah yang saat ini sementara dibangun.
Selanjutnya rombongan KONI meninjau lokasi venue cabang olahraga Bilyar dan Futsal yang terletak di Desa Bahudopi Kecamatan Bahudopi.
Dengan kunjungan Ketum KONI se Sulteng ini bisa memastikan kesiapan Morowali sebagai tuan rumah Porprov 2026.
“Alhamdulillah progresnya sudah mulai terlihat. Jadi kunjungan ini telah memastikan kesiapan venue serta lokasi pertandingan setiap cabang olahraga,” kata Nizar Rahmatu, kepada media, Kamis (19/7/2024).
Bahkan kata Nizar Rahmatu dengan realita yang ada, semakin memberikan keyakinan, terpantaskan jika Morowali tuan rumah Porprov karena akan memberikan yang terbaik buat duta-duta olahraga di daerah ini.
Ditempat terpisah, Ketua Harian KONI Morowali Syamsi Launu sangat berterima kasih atas kunjungan ini.
Dengan kehadiran Ketum KONI Sulteng serta KONI Kabupaten/kota, setidaknya bisa mendapatkan saran dan masukan utamanya menyangkut venue serta kebutuhan dan kewajiban yang harus di siapkan oleh tuan rumah Porprov.
Apalagi kehadiran hulubalang olahraga asal Banggai Raya Sugiarto Djanun, Sekretaris KONI Tolitoli Mansyur Pondang dan Srikandi olahraga yang juga Bendum KONI Kota Palu Yuliana Alkaf semakin membuka cakrawala bagi KONI Morowali.
” Jujur dengan hadirnya tokoh-tokoh olahraga ini semakin memacu motivasi dan andrenaline kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri,” pungkasnya. (bar)
