“Yang paling penting adalah free throw (tembakan bebas), yang paling biasa orang anggap enteng. Karena kemarin saat Pra PON banyak kesalahan. Selanjutnya juga decision making (pengambilan keputusan), ketika pemain capek kadang-kadang pemilihan untuk melakukan sesuatu masih banyak salah,” kata dia.
Ditya menambahkan, selain latihan, tim Sulteng juga berencana menggelar test game untuk mengukur kemampuan atlet sebelum berlaga ke PON.
“Fokus awal-awal latihan masih ke fisik, karena anak-anak sudah terlalu lama jeda sejak BK PON delapan bulan lalu,” tutupnya. (bar/*)
