Capaian Baru, Atlet Petanque Sulteng Sumbang Perunggu SEA Games 2025

SPORT SULTENG939 Dilihat

PALU – Atlet petanque asal Sulawesi Tengah, Pratu Heriyanto, menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.

Anggota Kodim 1305 Buol Tolitoli tersebut meraih perunggu pada nomor tim trio campuran 1W2M (satu putri, dua putra) yang berlangsung di Pathum Thani, Thailand, Sabtu (13/12).

Tim Petanque Indonesia, SEA Games 2025 Thailand meraih perunggu.

Tim trio campuran Indonesia yang diperkuat Wardah Asifa, Andreas, dan Heriyanto berhasil melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand.

Sebelumnya, pada Rabu (10/12), cabang olahraga petanque Indonesia telah menyumbangkan empat medali. Andri Irawan meraih emas dari nomor tunggal putra, Topan Satria meraih perak di nomor shooting putra, sementara Anjani Dwi Apriliah pada nomor tunggal putri serta Anni Saputri Nijamudin di nomor shooting putri masing-masing meraih medali perunggu.

Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq SIP mengucapkan selamat kepada Heriyanto.

“Perjuangan dan latihan yang maksimal tak akan mengkhianati hasil. Selamat dan teruslah gigih latihan mencapai prestasi PON 2028,” ujar Fathur.

Bagi Sulawesi Tengah, perunggu yang diraih atlet asal Kabupaten Tolitoli ini menjadi catatan sejarah tersendiri. Medali tersebut merupakan capaian pertama atlet petanque Sulteng di ajang SEA Games.

“Ini medali pertama saya di SEA Games setelah emas PON 2024. Dan ini juga medali pertama Sulawesi Tengah di SEA Games sejak petanque ada di Sulteng,” ujar Heriyanto.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanannya hingga meraih prestasi internasional. “Terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam Palaka Wira, Danrem 132 Tadulako, Dandim 1305 Buol Tolitoli, KONI, Dispora, para pelatih di pelatnas dan di Sulawesi Tengah, FOPI Pusat dan FOPI Sulawesi Tengah, serta seluruh rekan dan keluarga yang selalu mendoakan,” katanya.

Pelatih FOPI Sulawesi Tengah, Dr Andi Sultan Brilin SPd MPd AIFO-P, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, medali perunggu SEA Games 2025 bukan sekadar prestasi, melainkan sejarah penting bagi perkembangan petanque di Sulawesi Tengah.

“Sebagai pelatih, menyaksikan perjuangan, pengorbanan, dan ketulusan hingga mampu berdiri di level Asia Tenggara adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi petanque Sulawesi Tengah ke depan,” ujarnya. (bar)