Palu, sport-Z – Hingga saat ini, dana keolahragaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah belum juga ada kejelasan.
Kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi kabupaten dan kota, khususnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga yang memberangkatkan atlet untuk mengikuti Kejurnas maupun try out di luar daerah yang justru membawa nama Provinsi Sulawesi Tengah.
Sekretaris Umum KONI Banggai, Sugianto Djanun, mengatakan bahwa sejatinya KONI kabupaten juga memiliki program yang selaras dengan kebijakan daerah dalam rangka memajukan olahraga.
Anggaran yang ada semestinya diperuntukkan bagi kegiatan olahraga di daerah, seperti Porkab yang merupakan bagian dari program seleksi menuju Porprov.
“Menjadi terbalik, di daerah kami menyiapkan atlet untuk mengikuti Kejurnas atau event luar daerah, padahal itu seharusnya menjadi tanggung jawab KONI Provinsi atau pengurus cabang olahraga di provinsi,” ujar Sugianto, Rabu (15/5/2025) via telepon.
