Di Tengah Kesibukan, Mantan Kapten timnas Asian Games 2018 Herson Melatih Atlet Takraw Usia Dini di Pelosok Tanpa Biaya

SPORT SULTENG1359 Dilihat

Palu, sportZ.id – Di tengah jadwalnya yang padat sebagai pelatih di SMANOR Tadulako Palu, Herson S Muhamad SPd, mantan kapten timnas sepak takraw Indonesia di Asian Games 2018, tetap menyempatkan waktunya untuk membina bibit-bibit muda atlet sepak takraw usia dini yang ada di pelosok Kota Palu dan sekitarnya.

Herson aktif ikut memantau program latihan atlet usia dini sepak takraw di klub Sintuvuta di Pantoloan Boya dan Labuan Panimba sebagai bentuk pengabdian kepada cabang olahraga yang membesarkan namanya.

Atlet usia dini dan remaja klub Sintuvuta di pantoloan Boya

“Sebelum melatih di SMANOR, saya sudah lebih dulu melakukan pembinaan di Sintuvuta. Sekarang sudah berjalan lebih dari satu tahun,” ujar Herson.

Seluruh pembinaan ini dilakukan secara sukarela tanpa memungut biaya dari para atlet maupun orang tua.

Di Klub Sintuvuta, yang kini telah berbadan hukum, terdapat sekitar 30 atlet muda yang dibimbing oleh pelatih Mulfin alias Tibo, Syahrir (atlet PON 2024), dan Renol. Sementara di Labuan Panimba, sebanyak 23 atlet dilatih oleh Rollis dan Wawan.

“Untuk Labuan Panimba, mendapat dukungan dari desanya. Itu sangat membantu dan patut diapresiasi. Saya disana kurang lebih lima bulan,” jelas Herson.

Latihan atlet takraw Labuan Panimba

Meski harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dari SMANOR ke Labuan, Herson mengaku rasa lelahnya selalu hilang ketika disambut anak-anak. Seolah anak-anak mengingikan seperti Herson yang tampil gemilang dengan rambut merahnya semasa pelatnas.

“Anak-anak ini sangat berpotensi dan punya kemauan kuat untuk berlatih. Itu yang membuat saya terus semangat.” kata Herson.