Dua Atlet Sepak Takraw Sulteng Dipanggil Pelatnas SEA Games 2025

SPORT SULTENG2116 Dilihat

Diketahui, Pangeran Kapito yang bertugas di Polres Tolitoli sebelumnya pernah mengikuti pelatnas Asian Games 2023 meskipun batal berangkat. Sementara bagi Mauren N Ngkeri ini debut pertamanya di Pelatnas.

Kedua atlet Sulteng ini mengikuti pelatnas bersama 25 atlet se Indonesia, termasuk diantaranya Halim dan Jelki dari Gorontalo, Lena dari Jawa Barat.

 

Atlet Junior Sulteng Bergabung Pelatnas

Selain Mauren dan Pangeran, atlet sepak takraw Sulteng Keiza dan Aditya dipanggil mengikuti pelatnas usia muda. Pelatnas ini merupakan program pembinaan atlet usia muda Kemenpora.

Penampilan Keiza dan Aditya saat PON 2024 memikat PB PSTI memanggil keduanya.

Kezia, dipanggil untuk program jangka panjang mengingat usianya masih muda. Kezia saat ini masih berstatus sebagai siswa di Smanor Tadulako Palu.

Menurut pelatih putri PSTI Sulteng Sandrina Kaliey, atlet putri Sulteng baru kembali dipanggil untuk pelatnas setelah enam tahun absen. Terakhir sepaktakraw putri Sulteng ada di pelatnas pada tahun 2018.

Sandrina Kaliey bersama Keiza, Pangeran Kapito, Aditya dan Mauren

Mereka menggantikan seiornya Nur Isni Chikita dan Widya yang sebelumnya pernah mengenyam beberapa kali pelatas baik SEA Games hingga Asian Games.

Sandrina juga mengapresiasi Ketua Umum PSTI Sulteng Vera Rompas yang mendukung jiwa raga kemajuan sepak takraw di Sulteng.

“Beliau srikandi kita mendukung penuh atlet-atlet sepak takraw Sulteng termasuk memberikan bonus tersendiri untuk atlet takraw PON Sulteng yang berhasil meraih 3 medali perunggu,’ ujar Sandrina. (bar)