LUWUK, sportz.id– Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Sulawesi Tengah turun ke daerah-daerah merekrut siswa baru melalui program pemanduan bakat di daerah.
Hari pertama turun dilaksanakan di Kabupaten Banggai untuk menjaring atlet pelajar potensial dari kabupaten yang dikenal industry gas itu.
Perwakilan tim rekrutmen SMANOR Fania Dwi Maharani pelatih karate menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan bukan lagi sekadar sosialisasi, melainkan sudah berfokus pada penjaringan bakat. Hal ini seiring dengan semakin dikenalnya SMANOR di Sulawesi Tengah, yang ditandai dengan banyaknya siswa dari luar Kota Palu yang memilih bersekolah di SMANOR.
“Program yang ada saat ini bukan lagi dalam bentuk sosialisasi, karena SMANOR sudah cukup dikenal di Sulawesi Tengah. Indikatornya, banyak siswa dari luar Kota Palu yang menjadi siswa di SMANOR,” ujarnya didampingi pelatih pencak silat Susila Kamti, Senin (7/4/2026).
Ia menambahkan, pola rekrutmen dilakukan sebagai instrumen pemanduan bakat yang melibatkan langsung pelatih SMANOR. Tujuannya untuk mencari bibit unggul yang benar-benar potensial, bukan sekadar memenuhi jumlah siswa.
“Jadi kita tidak melihat kuantitas siswa, tetapi lebih pada kualitas. Ini menjadi tantangan ke depan, karena SMANOR adalah sekolah milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diharapkan mampu menghasilkan atlet terbaik dari potensi anak daerah pada sembilan cabang olahraga binaan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan rekrutmen di Kabupaten Banggai, sejumlah cabang olahraga menunjukkan potensi yang cukup menonjol. Cabang taekwondo menjadi salah satu yang paling potensial setelah dilakukan serangkaian tes fisik dan teknik oleh tim pelatih. Selain taekwondo, cabang atletik juga menunjukkan adanya atlet muda berbakat.
“Di Banggai, atlet potensial cukup banyak di cabang taekwondo setelah melihat hasil tes yang dilakukan. Kita bisa merekomendasikan mereka, apalagi mendapat dukungan penuh dari orang tua. Selain itu, cabang atletik juga memiliki potensi yang menjanjikan,” tambahnya.
Proses seleksi dilakukan berdasarkan indikator yang telah disusun oleh tim pelatih, mencakup kemampuan teknik cabang olahraga seperti taekwondo serta tes fisik umum untuk mengukur daya tahan, kekuatan, dan kelincahan atlet.
Rekrutmen ini juga bertujuan membuka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah di wilayah pelosok agar mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di SMANOR sekaligus mengembangkan bakat olahraga yang dimiliki.
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program “Berani Cerdas” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Firmanza Dg. Parebba.
Pelaksanaan rekrutmen di Kabupaten Banggai turut difasilitasi oleh KONI Kabupaten Banggai. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Umum KONI Banggai Sugiarto Djanun bersama pengurus cabang olahraga serta para pelatih yang ada di Kabupaten Banggai. (bas)
