ESI Sulteng Buka Suara Soal Arafah, Gamer Asal Sulteng yang Ikuti FC Mobile Pro Festival di Bangkok

SPORT SULTENG1195 Dilihat

Sebagai catatan, PB ESI pernah mengirim kontingen resmi Indonesia ke EA Sports FC Mobile Pro Festival 2024 di Shanghai, China pada Maret 2024.

Namun setelah itu, pihak pengembang EA tidak mendaftarkan game tersebut secara resmi ke PB ESI. Karena itu, FC Mobile belum dipertandingkan resmi dari PON hingga SEA Games seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, eFootball, maupun game lokal seperti Loka.

Franky juga menegaskan bahwa Arafah tidak terdaftar dalam database ESI Sulteng karena tidak pernah melapor atau mendaftar melalui ke ESI Sulteng.

“Statusnya adalah solo player yang mengikuti turnamen internal FC Mobile. Jika dia mendaftar atau melapor, tentu kami akan catat dalam sistem kami meskipun gamenya belum resmi di PB ESI,” tambahnya.

Terkait kabar bahwa Arafah mewakili Indonesia di Bangkok, Franky juga meluruskan.

“Yang benar adalah Arafah berasal dari Indonesia, bukan mewakili Indonesia secara resmi. Kalau mewakili Indonesia dalam event resmi, pasti dibiayai PB ESI dan proses keberangkatannya pun melalui koordinasi nasional,” tegasnya.

ESI Sulteng berharap klarifikasi ini dapat memperjelas posisi serta mekanisme dukungan ESI terhadap atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi, terutama yang bersifat resmi dan berada dalam struktur organisasi esports nasional. (bar)