PALU, sportz.id— Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Sulawesi Tengah 2025 di Jojokodi Convention Center, Palu, Sabtu malam (25/10).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong bersama Ketua Umum PP Pertina, Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M, disaksikan sejumlah unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, pengurus Pertina Pusat dan Daerah, serta ratusan atlet dan pelatih dari berbagai provinsi.
Ketua Panitia, Wahyu Nugraha, dalam laporannya menyebut bahwa Kejurnas ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan di Sulawesi Tengah. Ajang tersebut diikuti 189 atlet dari 17 provinsi, meliputi kategori usia sekolah, junior, hingga elit di berbagai kelas pertandingan.
Provinsi peserta antara lain Bali, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
Peserta terbanyak datang dari Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah, masing-masing menurunkan 41 atlet.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa bangga dan haru atas terselenggaranya kejuaraan nasional ini di Bumi Tadulako. Ia menilai event tersebut menjadi penanda kebangkitan Sulawesi Tengah pasca bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi tahun 2018.
“Alhamdulillah, Sulawesi Tengah kini mulai bangkit. Semoga Kejurnas Tinju Amatir 2025 ini menjadi tanda bahwa Sulteng siap menjadi tuan rumah bagi event olahraga nasional di masa depan,” ujarnya.
Anwar juga menyinggung terbentuknya Kodam 23/Palaka Wira di Palu, yang menurutnya akan menjadi penopang pembinaan atlet, termasuk di cabang olahraga tinju.
“Biasanya dari lingkungan TNI banyak lahir petinju tangguh. Dengan adanya Kodam di Sulteng, saya optimistis akan muncul atlet-atlet tinju berprestasi dari daerah ini,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Gubernur mengapresiasi Pertina Sulawesi Tengah yang sukses menjadi tuan rumah Kejurnas, serta masyarakat yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga tinju.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama bertanding.
“Kemenangan sejati bukan hanya milik mereka yang mendapat medali emas, tapi milik semua yang berjuang dengan jujur dan memberikan yang terbaik,” pesannya.
Kepada wasit dan juri, Gubernur menegaskan pentingnya menilai secara adil dan objektif, karena keadilan merupakan kehormatan dalam olahraga.
Di akhir sambutannya, Anwar Hafid mengajak seluruh masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, mulai dari kegiatan sederhana seperti jalan pagi, senam bersama, hingga bermain bola bersama anak-anak.
“Mari jadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian kita. Semoga Kejurnas Tinju Amatir Sulawesi Tengah 2025 berjalan sukses dan melahirkan juara-juara baru yang berprestasi dan berkarakter,” pungkasnya. (bar)
