PALU, sportz.id – Wakil Ketua Umum I KONI Sulawesi Tengah, Helmy Umar, SE, membantah disebut menghadiri rapat pembentukan panitia Organizing Committee (OC), Steering Committee (SC) Musyawarah Olahraga Kota (Muskorkot) KONI Kota Palu yang berlangsung di Tanaris.
Helmy menegaskan, kehadirannya di Tanaris sama sekali tidak berkaitan dengan agenda pembentukan panitia Muskorkot.
“Tolong itu diluruskan. Itu fitnah. Kedatangan saya ke Tanaris hanya untuk menjemput istri saya. Dan pada saat itu, rapat sudah selesai dilaksanakan,” ujar Helmy, Jumat (6/2/2026), mengklarifikasi sebagaimana disebutkan oleh Sarfan Da’a di media ini sebelumnya.
Ia membantah adanya keterlibatan dirinya dalam polemik Muskorkot KONI Kota Palu, terlebih dengan kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum I KONI Sulteng yang membidangi organisasi. Ia ingin polemik soal Musorkot cepat selesai dengan melihat akar persoalan yakni aduan adanya pembentukan TPP tidak melalui forum rapat kerja.
“Kalau riswan (Sarfan) tidak klarifikasi beritanya, saya akan menindaklanjutinya secara hukum,” tambah Helmy.
Sebelumnya, Helmy juga mengingatkan semua pihak agar tidak mencampuri urusan internal KONI apabila tidak memahami mekanisme organisasi yang berlaku. Menurutnya, campur tangan pihak luar justru berpotensi memperkeruh situasi.
“Kami berharap semua pihak tidak ikut mencampuri urusan KONI jika tidak memahami mekanisme organisasi KONI itu sendiri, karena hal itu justru membuat persoalan semakin runyam,” pungkasnya. (bar)
