PALU, sportz.id – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik “Berani Berenang” Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Open Indonesia Timur resmi digelar di Kolam Renang Paluabara, Palu, Jumat (17/4/2026). Kejurprov dibuka Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga Sulteng.
Ketua Harian Akuatik Sulawesi Tengah, Moh. Warsita, dalam sambutannya mengatakan bahwa Kejurprov merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan prestasi atlet renang di daerah.
Pada 11 Juni mendatang juga akan digelar kejuaraan pelajar se-Indonesia Timur sebagai bagian dari rangkaian pembinaan atlet usia pelajar.
“Kejurprov ini dirangkaikan dengan Musprov Akuatik Sulteng dan diikuti 18 perkumpulan dengan total sekitar 250 atlet dari Sulawesi Tengah dan luar daerah seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Gorontalo,” ujarnya.
Warsita mengatakan, pelaksanaan Kejurprov mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, KONI, serta sejumlah sponsor. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan wasit dan juri dari kabupaten/kota yang nantinya akan bertugas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah.
Warsita juga berharap ke depan fasilitas kolam renang dapat lebih difasilitasi oleh pemerintah, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap cabang olahraga renang.
“Animo atlet renang sangat tinggi, sehingga kami berharap ke depan fasilitas kolam renang dapat lebih difasilitasi, mengingat saat ini penggunaan kolam masih berbayar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah Moh. Fathur Razaq yang diwakili Ketua Harian Moh. Ifan Taufan menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pengprov Akuatik Sulteng atas komitmen dalam membina olahraga renang di daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa KONI Sulawesi Tengah telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan yang nantinya dapat ditindaklanjuti oleh pengurus provinsi cabang olahraga, termasuk akuatik.
“Kami memberikan apresiasi kepada panitia dan pengprov akuatik atas komitmennya dalam pembinaan olahraga. Kami juga berpesan agar seleksi atlet benar-benar dilakukan secara maksimal, tidak ada titipan, sportif agar bisa melahirkan juara-juara,” ujarnya.
Sambutan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Tengah, Moh. Mochsen Husen Pakaya, mengatakan bahwa kejuaraan tersebut menjadi wadah penting untuk meningkatkan prestasi sekaligus mempererat silaturahmi antar-atlet dari kawasan Indonesia Timur
Menurutnya, cabang olahraga akuatik, khususnya renang, terus menunjukkan perkembangan yang pesat di wilayah Indonesia Timur.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan prestasi dan mempererat silaturahmi. Kami melihat olahraga akuatik, khususnya renang, semakin berkembang di Indonesia Timur,” katanya. (bas)
