Kejurprov Atletik Sulteng 2025 Diikuti 488 Peserta, Persaingan Dipastikan Sengit

SPORT SULTENG1110 Dilihat

PALU — Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Sulawesi Tengah 2025 yang akan dilaksanakan mulai 4 Desember di lapangan atletik Petobo, Palu, dipastikan sengit.

Berdasarkan rekapitulasi panitia per 3 Desember 2025 pukul 10.52 WITA, total 488 peserta telah terdaftar dari empat kelompok kategori: SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, serta Mahasiswa/Umum, dari kabupaten dan kota se Sulteng.

Pada kategori SD, antusiasme tinggi pada nomor-nomor lintasan. Nomor 50 meter diikuti 70 putra dan 50 putri, sementara sprint gawang mencatat 68 putra dan 46 putri. Untuk lompat jauh, pendaftar mencapai 43 putra dan 34 putri.

Di kategori SMP, nomor 80 meter menjadi yang paling diminati dengan 35 putra dan 29 putri. Nomor 1000 meter diikuti 32 putra dan 23 putri, disusul lompat jauh (26 putra dan 23 putri) serta tolak peluru (5 putra dan 3 putri).

Kategori SMA mencatat jumlah peserta lebih besar, khususnya pada nomor 100 meter yang diikuti 37 putra dan 14 putri, serta 1500 meter dengan 40 putra dan 12 putri. Nomor-nomor teknik seperti tolak peluru dan lempar lembing juga menarik minat dengan total lebih dari 30 peserta.

Sementara itu di kategori Mahasiswa/Umum, nomor 100 meter mendominasi dengan 48 putra dan 23 putri, disusul 1500 meter (31 putra, 6 putri) dan 5000 meter (11 putra, 4 putri). Nomor-nomor lapangan seperti lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, dan lempar cakram juga menunjukkan persaingan yang cukup ketat.

Total pendaftar berdasarkan kelompok adalah:

SD/MI: 70 putra, 50 putri

SMP/MTs: 41 putra, 33 putri

SMA/SMK/MA: 118 putra, 38 putri

Mahasiswa/Umum: 94 putra, 44 putri

Dengan total 488 atlet, Kejurprov Atletik 2025 diperkirakan menjadi ajang seleksi paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus momentum pembinaan menuju PON dan kejuaraan nasional lainnya.

Ketua Umum Pengprov PASI Sulteng Dr Faidul Keteng St MT diwakili Ketua Harian Pengprov Moh Warsita SPd MM berharap pelaksanaan Kejurprov berjalan lancar dan menjadi sarana lahirnya bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. (Bar)