Kejurprov Bulutangkis Piala Gubernur 2025 Dimulai, Gubernur: Sulteng Nambaso itu Sulteng Juara

SPORT SULTENG1096 Dilihat

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Dr H Anwar Hafid resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Piala Gubernur 2025 di GOR Siranindi Palu, Senin (1/12).
Pembukaan turut dihadiri Ketua Umum KONI Sulteng Fathur Razaq, Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen Agus Sasmita, serta sejumlah pejabat dan pecinta olahraga bulutangkis di Sulteng.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa Sulteng Nambaso hakikatnya adalah cita-cita besar untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah yang berprestasi di segala bidang, termasuk olahraga.

“Seluruh kekuatan ini diarahkan menuju juara, berprestasi. Sulteng penuh dengan prestasi baik di bidang olahraga, budaya, kemajuan masyarakat dslan sebagainya,’ ujar Gubernur.

Dari sembilan program BERANI, “berani sehat”, sebagai bagian dari pembangunan keolahragaan.

Anwar juga menegaskan bahwa olahraga tidak boleh dipandang sebelah mata karena menjadi indikator kemajuan sebuah daerah.

“Saya berharap PBSI berani mengambil peran penting dari Sulteng Nambaso itu. Bulutangkis punya potensi besar, lapangan di Palu ini banyak sekali. Siapa pun dia, kalau berprestasi maka dia layak—jangan lihat koneksi, jangan lihat siapa dia, tapi lihat prestasinya,” ujarnya.

Gubernur juga mendukung pembinaan atlet yang dilakukan secara berkesinambungan, terutama dalam penguatan pelatih dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ketua Umum PBSI Sulteng, Ir. Gufran Ahmad, dalam laporannya mengatakan Kejurprov tahun ini mengusung tema Berani Badminton, Berani Juara.
“Berani juara, karena selama ini kita belum pernah juara,” kata Gufran.

Ia mengumumkan bahwa PBSI Sulteng akan menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional (Sirnas) pada Mei 2026, yang akan dihadiri atlet bulutangkis dari seluruh Indonesia.
GOR Siranindi juga kembali dipakai dua kali sebagai arena Kejurprov, sekaligus disiapkan menjadi markas bulutangkis Sulteng.

Ke depan, PBSI Sulteng menyiapkan Puslatprov bulutangkis. Sebanyak 10 atlet—lima putra dan lima putri—akan dikarantina dan diseleksi dari seluruh kabupaten/kota.

Kejurprov tahun ini diikuti seluruh kabupaten/kota minus Donggala. Para atlet terbaik hasil Kejurprov akan mewakili Sulteng pada Kejurnas di Malang sebagai atlet seeded.

Ketua Umum KONI Sulteng, Fathur Razaq, turut memberikan tantangan kepada Gufran Ahmad agar kembali memimpin PBSI Sulteng dan menyiapkan target besar: juara PON 2028.

Ketua Panitia Kejurprov, Ricky Tjui, melaporkan bahwa kejuaraan diikuti 327 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Sulteng. Seluruh kelompok umur dipertandingkan, mulai dari usia dini, anak-anak, remaja, taruna hingga dewasa, baik nomor tunggal maupun ganda. (Bar)