Dimas kembali ke Palu ditawari pelatih Gateball bekerja sebagai PHL di Dinas Bina Marga Provinsi Sulteng sekalian menjadi marbot masjid.
Ia bisa fokus bekerja dan latihan setelah bekerja sambil mengurus masjid.
Selama 2022 hingga 2024, Dimas masuk tim inti gateball yang berhasil meraih beberapa juara umum Kejurnas 2022 DI Yogjakarata, Juara Umum BK PON 2023 Banten dan Juara Umum PON 2024.
Rahmat mengatakan, sebelum berangkat ke PON, sempat diberitahu kalau kawan-kawannya memimpikan dia meraih medali emas.
“Dua kawan saya beritahukan dia mimpi saya depat emas. Ini jadi motivasi saya berangkat ke Medan agar bisa meraih emas,,” ujar Dimas.
Tekadnya makin bulat, sambil berikhtiar, Ia sesekali tahajud agar diberikan yang terbaik di PON 2024. Ia memohon medali emas.
Sebelum pertandingan final Kamis 19 September, ia bersama seluruh atlet gateball Sulteng salat tahajud berjamaah agar diberikan prestasi terbaik pada pertandingan final.
Saat final, Dimas mengaku sedikit tertekan. Suporter bali lebih keras suaranya. Dimas mencoba menenangjan dirinya.
“Saya beristighfar terus selama pertandingan dan berdoa. Set kedua berusaha lebih tenang, karena lawan pasti berusaha poin banyak-banyak,” ujarnya.
Dimas pun memenangkan pertandingan atas lawannya dari Bali.
Saat itu juga Ketua Kontingen Sulteng Brigjen TNI Dody Triwinarto menggendongnya menuju tribun dan memberikan hadiah umroh.
“Unroh ini saya hadiahkan buat mama saya,” kata Dimas.
Sementara bonus yang akan diterimanya pun akan digunakan untuk kebahagiaan ibunya, serta digunakan untuk menikah tahun ini.
“Peran mama sangat berarti bagi saya. Sebelum saya berangkat menelepon, mau pertandingan juga saya telepon mamaku dan mau final, akhirnya saya juara dengan restu dari mamaku,” ujar Dimas. (bar)
