Sportz.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seminar Pelatihan dan Ujian Lisensi Olahraga Nasional yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah, Sabtu (9/5/2026) di Grand Sya Hotel Palu.
Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah diwakili Ketua Harian KONI Sulteng, Moh. Ifan Taufan yang hadir menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Direktur Organisasi dan Keanggotaan IMI Pusat, Riandi Dwinanto serta pengurus IMI dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi.
Kegiatan Seminar dan Uji Kompetensi (SUK) IMI Sulteng ini diinisiasi langsung Ketua IMI Sulteng, Helmy Umar sebagai upaya memperkuat sumber daya manusia olahraga bermotor di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Moh. Ifan Taufan mengapresiasi langkah IMI Sulteng yang terus melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas insan motorsport di daerah.
“Olahraga bermotor saat ini berkembang sangat pesat dan membutuhkan SDM yang profesional, baik dari sisi penyelenggara, official, hingga aspek keselamatan. KONI Sulteng sangat mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bagian penting dalam pembinaan prestasi olahraga,” ujar Ifan.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM olahraga menjadi salah satu faktor penting menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Kami berharap melalui seminar dan ujian lisensi ini akan lahir SDM-SDM olahraga bermotor yang memiliki kompetensi nasional, memahami regulasi, serta mampu menghadirkan event yang aman dan profesional di Sulawesi Tengah,” katanya.
Sementara itu, Ketua IMI Sulteng Helmy Umar mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperbanyak SDM olahraga bermotor di Sulawesi Tengah yang memiliki lisensi nasional.
“Poin utama kami adalah memperbanyak SDM untuk olahraga bermotor di Sulawesi Tengah dalam menghadapi Porprov dan event-event ke depan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 92 peserta dengan berbagai materi penting seputar dunia otomotif dan motorsport. Materi yang diberikan meliputi PNOKB, safety motor, balap motor, drag bike, grasstrack, hingga teknik on road dan off road sepeda motor.
Adapun trainer yang hadir memberikan materi di antaranya Eddy Horison untuk PNOKB dan balap motor, Buyung Gunadarma untuk safety, Andreas untuk drag bike, Iwa Kusdinar untuk grasstrack, serta Raymond Gunawan untuk teknik motor.
Direktur Organisasi dan Keanggotaan IMI Pusat, Riandi Dwinanto yang mewakili Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto menegaskan bahwa kegiatan SUK sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dunia motorsport Indonesia.
Menurutnya, arahan utama Ketua Umum IMI adalah peningkatan kualitas SDM, terutama dalam pemahaman aspek keselamatan atau safety di setiap perlombaan.
“Para peserta SUK diwajibkan untuk mengerti dan memahami setiap materi yang ada khususnya tentang safety. Hal ini sesuai dengan program ketua umum untuk mengutamakan safety di setiap perlombaan. Saya berharap peserta yang lulus nantinya dapat mempraktikkan dan mengaplikasikan apa yang dipelajari dalam SUK ini,” ujar Riandi.
Kegiatan tersebut menjadi langkah positif IMI dalam membangun dunia motorsport Indonesia yang semakin profesional, aman, dan didukung SDM kompeten di berbagai daerah. (bas)
