Kota Palu Kunci Juara Umum Popda Sulteng 2025

Popda/Popnas2227 Dilihat

Palu, sportz.id – Kota Palu dipastikan meraih gelar juara umum Popda Sulawesi Tengah XXIII/2025 setelah mengoleksi medali terbanyak dari tiga cabang olahraga yang telah tuntas dipertandingkan, yakni atletik, karate, dan taekwondo.

Hingga Rabu (28/8/2025) malam, Palu sukses mengumpulkan 8 emas, 4 perak, dan 4 perunggu dari total 16 medali. Perolehan ini tidak mungkin lagi terkejar oleh kontingen lain, meskipun cabang panahan yang menjadi penutup Popda masih menyisakan beberapa partai final.

Kepastian juara umum Kota Palu tak lepas dari penampilan impresif atlet-atletnya di tiga cabor utama.

  • Atletik:

    • Nur Alisya merebut emas pertama bagi Palu di nomor lari 100 meter putri.

    • Ahmad Fauzi mempersembahkan emas di nomor lari 5000 meter putra.

  • Karate:

    • Jovelyn Reira Angtolis (kelas -55 kg putri) berhasil menyumbang emas.

    • Aditya Pratama (kelas -61 kg putra) juga sukses mempersembahkan medali emas.

  • Taekwondo:

    • Nur Alisya kembali unjuk gigi dengan merebut emas di nomor kyorugi.

    • M. Rizky Ramadhan menambah emas lewat kelas kyorugi putra.

    • Tim beregu pomsae Palu (Jovelyn, Dwi Andika, Siti Aisyah) juga meraih emas.

    • Atikah mempersembahkan emas tambahan dari nomor kyorugi putri.

Di bawah Palu, Kabupaten Parigi Moutong menempati posisi kedua dengan raihan 5 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Sementara Kabupaten Banggai ada di peringkat ketiga dengan 3 emas, 4 perak, dan 8 perunggu, disusul Poso dan Donggala yang sama-sama mengoleksi tiga emas.

Persaingan justru lebih ketat terjadi di papan tengah, di mana Morowali, Banggai Kepulauan, Morowali Utara, dan Tolitoli saling bersaing dengan torehan 2–3 emas. Sedangkan Sigi, meski hanya meraih 1 emas, berhasil mengoleksi total 14 medali berkat raihan 7 perak dan 6 perunggu.

Klasemen Sementara Popda Sulteng 2025

  1. Kota Palu – 8 emas, 4 perak, 4 perunggu (16 medali)

  2. Parigi Moutong – 5 emas, 4 perak, 5 perunggu (14 medali)

  3. Banggai – 3 emas, 4 perak, 8 perunggu (15 medali)

  4. Poso – 3 emas, 4 perak, 5 perunggu (12 medali)

  5. Donggala – 3 emas, 3 perak, 4 perunggu (10 medali)

  6. Morowali – 3 emas, 1 perak, 4 perunggu (8 medali)

  7. Banggai Kepulauan – 2 emas, 2 perak, 2 perunggu (6 medali)

  8. Morowali Utara – 2 emas, 1 perak, 3 perunggu (6 medali)

  9. Tolitoli – 2 emas, 0 perak, 4 perunggu (6 medali)

  10. Sigi – 1 emas, 7 perak, 6 perunggu (14 medali)

  11. Buol – 1 emas, 3 perak, 5 perunggu (9 medali)

  12. Tojo Una-Una – 1 emas, 1 perak, 4 perunggu (6 medali)

  13. Banggai Laut – 0 medali