Dukungan terhadap Ekonomi dan Investasi
Dalam upaya memperkuat perekonomian daerah, Rifani aktif menarik investasi dan memanfaatkan posisi strategis Donggala sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia juga mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan dengan memberikan pelatihan serta akses pasar bagi petani dan nelayan. Selain itu, ia mendorong perkembangan UMKM melalui program bantuan modal dan pelatihan kewirausahaan.
Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Peningkatan layanan publik menjadi salah satu fokus utama Rifani. Ia melakukan optimalisasi layanan kesehatan, terutama di puskesmas daerah terpencil, serta meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyediakan beasiswa dan pelatihan bagi tenaga pengajar.
Di bidang administrasi pemerintahan, ia menerapkan berbagai kebijakan untuk mempermudah layanan administrasi publik, memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan pemerintah dengan lebih cepat dan efisien.
Manajemen Keuangan dan Tata Kelola Pemerintahan
Dalam mengelola keuangan daerah, Rifani menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah potensi defisit anggaran sebesar Rp150 miliar akibat rekrutmen tenaga P3K yang tidak terkontrol. Ia segera melakukan evaluasi dan menyusun strategi pengelolaan anggaran yang lebih efektif agar tidak membebani keuangan daerah.
Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan keuangan, ia juga meresmikan Payment Point PT Bank Sulteng di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Donggala, guna memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi masyarakat dan aparatur sipil negara. (*/bar)
