Musprov Muaythai Sulteng Digelar, Momentum 8 Tahun Perjalanan Prestasi

SPORT SULTENG1327 Dilihat

Wakil Ketua Umum KONI Sulteng, Helmy Umar, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketua kepengurusan cabang olahraga harus siap berkorban.

“Dana hibah dari pemerintah saja tidak cukup, pengurus harus siap berkorban bahkan dengan dana pribadi demi kemajuan olahraga,” ujarnya.

Musprov II MI Sulteng dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Olahraga Dispora Sulteng, Jely Rompas. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan para pemangku kepentingan olahraga. “Campur tangan pemerintah itu wajib karena anggaran berasal dari negara. Berarti harus bersinergi dengan KONI dan cabang olahraga,” jelasnya.

Jely juga menambahkan bahwa Pergub Dana Operasional Daerah (DOD) kini telah berada di meja Gubernur, dan diharapkan segera ditandatangani sebagai bentuk dukungan konkret terhadap dunia olahraga di Sulteng. Ia menekankan pentingnya kerjasama agar target besar tahun 2025 yang mencakup Popnas, Fornas, Porprov, hingga PON bisa dicapai dengan maksimal.

Dalam agenda ke depan, Muaythai tetap akan dipertandingkan dalam Porprov Morowali sebagai bagian dari proses penjaringan atlet Pra-PON. Harapannya, para atlet tersebut bisa melanjutkan kiprah ke PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. (bar)