Sementara Ketua Harian KONI Sulteng, Edison Ardiles, dalam sambutannya mengibaratkan hubungan antara Pesti dan Pelti seperti sepak bola dan futsal.
“Ke depan, tinggal bagaimana kita mengelola dan mengembangkan kedua cabang olahraga ini agar semakin kompetitif. Mudah-mudahan, pada PON NTT-NTB mendatang, cabang olahraga ini bisa turut berpartisipasi,” ungkap Edison.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulteng, Drs. Irvan Aryanto, menyambut baik hadirnya Pesti sebagai cabor di Sulteng.
Irvan menekankan pentingnya pengurus untuk bekerja keras dan memfasilitasi latihan atlet serta sarana latihan.
“Kemudian Pedomani UU Keolahragaan bahwa Pesti di pusat sudah terdaftar ke organisasi internasional agar bisa mendapatkan dukungan anggaran,” ujar Irvan
“Bagaimana kawan-kawan olahraga mencari sumber anggaran lain tidak hanya bergantung dari pemerintah daerah karena anggaran Pemda sifatnya dukungan. Bantuan itu bukan saja dana tapi juga fasilitas,” ujar Irvan. (bar)
