JAKARTA, sportz.id – Pejudo putri Sulawesi Tengah, Najwa Ufaira, mempersembahkan medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Jakarta 2025.
Raihan medali Najwa di ajang multi venet paling bergengsi di tingkatan pelajar ini sinyal prestasi olahraga Sulteng kedepan khususnya Jodo yang berkontribusi emas dan perak dan perunggu di ajang PON.
Karena ajang POPNAS kali ini dinilai sebagai indikator penting kesiapan daerah menuju event olahraga prestasi lebih besar, seperti PON 2028.
Pelajar SMANOR Tadulako Palu itu membawa pulang medali perunggu di kelas +63 kg putri. Adik dari Fathin sesama pejudo nasional ini, menunjukkan ketangguhan luar biasa sejak babak awal. Meski sempat kalah dari pejudo Banten, Wanny, di perempat final, ia tidak menyerah. Di babak repechage, Najwa bangkit dengan menumbangkan atlet Kalimantan Tengah, Aulia Nata.
Perjuangan kerasnya berlanjut di partai perebutan medali perunggu. Najwa tampil gigih hingga babak tambahan Golden Point, dan akhirnya menundukkan pejudo Jawa Tengah, Fulan Sani, melalui kemenangan Yuko yang menentukan.
Pelatih judo Sulteng, Nando, bangga atas perjuangan anak didiknya itu.
“Sejak awal saya tetap optimis, meski di kelas +63 kg persaingannya sangat ketat. Najwa tetap termotivasi dan menunjukkan semangat juang tinggi,” ujar Nando.
Ia menambahkan, capaian Najwa menjadi bukti bahwa Sulteng memiliki potensi besar di cabang beladiri judo, meski dengan keterbatasan sarana dan lawan tanding.
“Sepulang dari PON Beladiri di Solo, Najwa praktis tidak punya lawan latih tanding. Ini harus menjadi perhatian kalau kita ingin judo Sulteng bisa terus berprestasi,” tegasnya. (bar)
