Dengan waktu persiapan yang tersisa tiga tahun lebih, taekwondoin Sulteng akan diseleksi melalui promosi dan degradasi dari hasil setiap event yang diikuti.
“Target kejurnas ini Sulteng meraih 4 emas, 2 perak dan 2 perunggu,” ujar Sumarno.
Pelatih pun dilibatkan menyeleksi atlet taekwondo. Nur Pasau mengatakan, Kejurnas di Surabaya ini pelatih yang berangkat sebanyak enam orang, dari perwakilan Dojang maupun kabupaten.
Diantara mereka ada Indriyani Ombuh dan Anwar Makawaru, yang sukses mengantarkan atletnya meraih medali emas PON 2021 Papua. Kemudian pelatih dari klub/ Pengkab yakni Dicky Valentino, Moh Reza, Andri Ishak dan Roy Octavianus Bisalemba
“Mereka akan memantau dan bertanggung jawab terhadap atlet yang dipilih,” tambah Nur Pasau.
Sementara itu atlet yang diberangkatkan yaitu pada kategori U13 yaitu Dzakwan Afif, Adeline Juliette R Sampe, Giseila Beatrice, Calisya Nur Maulidya dan Jannet Tiliya Princess Makatey.
