“Saya kira bukan pemain Palu saja yang habis, manado juga babak kedua habis. Main bola tadi itu mataharinya satu pemain satu matahari, puanas,” ujar Banur pada sesi konferensi pers pasca pertandingan yang didampingi Thales.
Dengan kondisi yang cuaca panas di daerah beriklim tropis seperti Palu, Banur merasa puas dengan kerja sama anak asuhnya.
“20 menit 30 menit pertama stargi bisa jalan setelah itu anjlok, karena main bola cuaca di Palu memang capek. bertahan, pressure lawan itu perlu tenaga,” ujar Banur.
Atas kemenangan perdana vs Sulut, Banur mendapatkan modal pada laga selanjutnya.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya masyarakat Palu. Laga perdana kita menang kita dapat tiga poin. langkah pertama kita bisa menang,” kata Banur.
Sementara itu, kepala pelatih Sulut United Jaya Hartono mengucapkan selamat atas kemenangan Persipal. Namun dia tidak puas atas keputusan wasit. “Wasit tidak melihat handball sebelum gol ketiga. Pemain kita terdiam semua. Ini yang saya katakan di awal, permainan tidak adil dan makmur,” kata Jaya Hartono.
