PP PBSI dan PBSI Sulteng Teken MoU Hydroplus Sirkuit Nasional B 2026 di Palu

PALU, sportz.id – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terus memperkuat pembinaan bulutangkis nasional hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui penyelenggaraan kompetisi berjenjang bagi atlet muda di tingkat nasional.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PP PBSI dan Pengprov PBSI Sulawesi Tengah terkait penyelenggaraan Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 yang akan digelar di Palu, Sulawesi Tengah pada 27 April hingga 2 Mei 2026.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, antara Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, dengan Sekretaris Umum PBSI Sulawesi Tengah, Saiful Pagessa. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Bendahara Umum PBSI Sulteng, Ricky Tjui.

Sekretaris Umum PBSI Sulteng, Saiful Pagessa, mengatakan penunjukan Palu sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk mendorong perkembangan bulutangkis di daerah.

Menurutnya, ajang Sirkuit Nasional merupakan bagian penting dalam pembinaan atlet muda karena memberikan kesempatan bagi pemain daerah untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional.

“Dengan menjadi tuan rumah, atlet-atlet Sulawesi Tengah memiliki peluang lebih besar untuk tampil dan mengukur kemampuan mereka dengan atlet dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Saiful juga menegaskan bahwa pihaknya bersama panitia daerah akan menyiapkan penyelenggaraan turnamen secara maksimal agar berjalan lancar dan sukses.

Sementara itu, di bawah kepemimpinan Ketua PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, kepercayaan besar dari PP PBSI diberikan kepada Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Sirkuit Nasional Bulutangkis 2026 yang akan berlangsung di GOR Andi Petalolo.

Ajang ini menjadi momentum penting bagi daerah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Sirnas bulutangkis.

Turnamen bergengsi tersebut diperkirakan akan diikuti ribuan atlet dari berbagai klub ternama di Indonesia, sehingga menjadikan Sulawesi Tengah sebagai salah satu panggung utama bulutangkis nasional.

Selain mendorong lahirnya prestasi atlet, penyelenggaraan Sirnas juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Dengan kedatangan atlet, official, serta pendukung dari berbagai daerah, perputaran ekonomi di sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga UMKM diprediksi ikut meningkat. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *