Menurut Fikri, Andi M Khair yang berhasil meraih medali emas compund 50 meter tunggal putra saat Kejurnas BK PON di Bogor November 2023 lalu, punya potensi medali emas sangat tinggi.
Atlet asal Poso itu berhasil meraih point tertinggi total poin 145 pada babak final. Sementara juara 2 diraih atlet asal Bali Kadek Dian Vanagosi (143 poin) dan juara 3 atlet Kalteng I Gusti Putu Raditya S (141 poin).
Dari hitungan skor, terpaut sangat tipis dengan provinsi lain. “Kita harapkan konsistensi pada PON nanti yang dimulai dari latihan saat ini harus betul maksimal, suplemen, gizi, makanan, juga jam tidur, serta bonus dan faktor eksternal lainnya,” ujar Fikri Balla .
Lolsonya dua atlet panahan ini adalah atlet panahan Sulteng pertama yang mengikuti PON 2024. Pasalnya panahan di Sulteng termasuk olahraga baru walaupun olahraga klasik di Indonesia, hal ini karena Pengprov Perpani Sulteng baru dibentuk.
Meski baru dibentuk, panahan Sulteng menjadi cabor resmi yang dipertandingkan di Porprov Sulteng 2022 yang sebelumnya eksebisi Porprov 2019 Parigi.
Ini membuktikan setelah Porprov, Perpani Sulteng berhasil melakukan pembibitan atlet sehingga lolosnya dua atlet panahan Sulteng di PON XXI-2024 Aceh-Sumatera Utara.
PON 2024, Andi M Khair Farhan bertanding di kelas 50 meter compound tunggal putra, sedangkan M Haikal Adam di kelas recurve 70 meter tunggal putra. (bar)
