‎Sarlan Pecah Sejarah, Wushu Sulteng Raih Medali Perdana di Ajang PON Bela Diri

KUDUS, sportz.id – Sejarah baru tercipta bagi olahraga Sulawesi Tengah di ajang PON Bela Diri Kudus.

Ketua Harian KONI Sulteng Moh Ifan Taufan melaporkan, Atlet wushu Sulteng, Sarlan, mempersembahkan medali perunggu pada ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (26/10/2025).

‎Capaian ini menjadi medali pertama sepanjang sejarah bagi cabang olahraga wushu Sulteng di level PON, sekaligus menambah catatan medali Sulteng bagi kontingen Sulteng di ajang bela diri tahun ini.

‎Kebahagiaan ini menjadi berkah tersendiri bagi KONI Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Muhammad Fathur Razaq.

‎Di masa awal kepemimpinannya, Sulteng berhasil menorehkan sejarah baru dari cabor Wushu.

‎Sarlan, yang juga tampil di PON 2024 Aceh–Sumut, akhirnya mampu memecah kebuntuan medali untuk wushu setelah penantian panjang.

‎“Ini bukan sekadar medali, tapi sebuah perjuangan dan bukti bahwa wushu Sulteng bisa bersaing di tingkat nasional,” ujar pelatih Adhan, mantan atlet pencak silat yang meraih medali emas SEA Games, usai pertandingan, yang juga didampingi ofisial Wushu Sulteng Hendra Iskandar SPd MPd AIFO.

‎Dengan tambahan medali dari Sarlan, Sulteng kini mengoleksi empat medali perunggu di ajang PON Bela Diri 2025 — dua dari cabang karate, satu dari taekwondo, dan kini satu dari wushu.

‎Ketua Umum KONI Sulteng, Fathur Razaq, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini.

‎“Medali ini menjadi awal yang baik. Kita akan terus memperkuat pembinaan agar ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik di PON 2028 NTT–NTB,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sulteng, Imelda Liliana Muhidin, menilai prestasi ini sebagai hasil kerja keras dan sinergi antara pelatih, atlet, dan dukungan penuh KONI.

‎“Ini momentum penting. Dari Kudus, kita belajar banyak untuk menatap masa depan wushu Sulteng yang lebih gemilang,” tuturnya. (bar)