“Kita Harus bermimpi dan mimpi itu kita harus kejar untuk kita dapatkan. Oleh sebab itu saya makin gembira tadi, event ini membuat kita semangat kembali untuk bangkit Sulteng bangkit,” kata Cudy dalam sambutannya.
Cudi mengatakan, Sulteng lahir berkat dari jasa olahragawan Sulteng. PON 1961 sebelum Sulteng terbentuk, Sulteng hanya mendapatkan 1 medali perak itu dari pelari marathon dari Poso. PON 2024 nanti melahirkan pelari dari Tentena, yang selalu melahirkan pelari-pelari marathon.
Dari Papua ke Aceh-Sumut, dan dari PON 1961 ke PON 2024, Cudi bermimpi PON 2024 bisa membuat sejarah besar. Sulawesi Tengah yang tadinya tidak dihitung bisa masuk 5 besar.
“Saya meminta KONI Sulteng supaya betul betul dipersiapkan latihan. Kalau PON Papua hanya dapat perak, ini harus dapat emas, siap. Kali ini harus betul-betul,”kata Cudi. (bar)
