SOLO, sportz.id – Siswi SMANOR Tadulako Palu, Sulawesi Tengah, Fitra, membuat kejutan pada ajang bergengsi Kejuaraan nasional atletik dan Indonesia Open U18 tahun 2025 yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (29/8).
Atlet asal Parigi Moutong ini tembus final nomor lari jarak menengah 800 meter. Pada babak penyisihan, Fitra tampil percaya diri di heat 3. Fitra mencatat waktu 2 menit 27,35 detik, menempati posisi pertama dan otomatis lolos ke babak final bersama runner-up heat, Naisa Febiani dari DKI Jakarta (2:27,40).
Di babak final, persaingan semakin ketat. Fitra bertemu dengan pelari dari DKI Jakarta, Sumatera Utara, hingga DIY.
Perlombaan makin sengit sejak start hingga finish yang hanya dipisahkan jarak waktu tipis.
Akhirnya, medali emas direbut oleh Zirly Mudzalifah (DKI Jakarta) dengan catatan waktu 2:20,67, disusul Kesia Sihontang (Sumatera Utara) yang meraih perak dengan 2:21,97, sementara Fitra finis ketiga dengan 2:22,20 dan membawa pulang perunggu untuk Sulteng.
Selain Fitra, atlet Sulteng lain juga turun berlaga di hari pertama Kejurnas. Di nomor 200 meter putri, Amanda berhasil menembus babak semifinal meski akhirnya terhenti dengan catatan waktu 28,51 detik, sementara rekannya di sektor putra, Vrendy, sempat lolos ke semifinal nomor 200 meter putra dengan waktu 23,31 detik namun gagal melaju ke final. Sementara itu, atlet lain seperti Komang Ferdi, Bayu Firdaus, dan Abdul Nawaf juga tampil di nomor sprint meski belum mampu masuk jajaran finalis.
Di ajang Kejurnas ini, para atlet muda Sulteng didampingi jajaran PASI Sulawesi Tengah di Surakarta, antara lain Ketua Harian PASI Sulteng M. Warsita, pelatih Victor Fernando Blegur, serta pengurus PASI Sulteng Rosmawati. Hadir pula dukungan pengurus PASI dari daerah, yakni Syamsi Laonu (Ketua Umum PASI Morowali), Ramdani Bahmid (PASI Banggai), dan Sunarto (PASI Banggai Kepulauan).
“Insya Allah capaian Fitra dkk adalah hasil positif tahun ini bagi atlet muda Sulawesi Tengah. Mohon terus dukungannya agar atlet muda Kita bisa berprestasi kembali pada event nasional,” ujar Warsita. (bar)
