Sekum Pengprov Akuatik Sulteng (dulu PRSI), Damen Bonar Situmorang mendesak agar Puslatda digelar secepatnya serta juga pengadaan peralatan dan sarana latihan atlet.
“Sarana peralatan yang digunakan untuk latihan dan pertandingan sudah sangat segera dibutuhkan oleh cabang olahraga. Kami mendesak Dispora untuk tidak menahan dana hibah,” kata Bonar.
Dari catatan sportz.id, bahwa momentum PON 2024 ini berbeda dengan momen PON sebelumnya untuk meraih puncak prestasi dengan target minimal 10 emas.
Hasil BK PON 2024 menunjukkan, beberapa cabor sukses mendulang medali emas dengan perolehan yang menjanjikan. Seperti dayung meraih 4 emas, atletik 3 emas, gateball 2 emas, panahan 1 emas dan kik boxing 2 emas. Belum lagi cabor binaan Pokja Sulteng Emas yakni renang 5 emas pada BK PON dipastikan target Gubernur Sulteng tercapai pada PON 2024.
Sayangnya, cabor dayung dan lainnya yang non binaan pokja Sulteng Emas belum tersentuh perhatian penuh pemerintah termasuk peralatan dayung dan lainnya ataupun biaya latihan seperti konsumsi transport gizi dan uang saku. (bar)
