Usai SEA Games, Atlet Petanque Sulteng Raih Perak dan Perunggu Kejuaraan Open di Bali

SPORT SULTENG1255 Dilihat

TABANAN – Atlet petanque Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menorehkan prestasi di level nasionaldengan meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Year End VIII Open Petanque Competition 2025 yang digelar di Lapangan Petanque Debes, Tabanan, Bali, Minggu (28/12/2025).

Pada kategori triple men, tim Sulteng yang diperkuat Pratu Heriyanto, Moh Risyaf, dan Andi Rezki Ramadhan berhasil menyumbangkan medali perunggu. Sementara itu, medali perak diraih dari kategori double men melalui pasangan Heriyanto dan Moh Risyaf.

Pelatih Petanque Sulteng, Andi Sultan Birilin, mengatakan bahwa pada kejuaraan tersebut hanya mempertandingkan dua nomor, yakni double dan triple open. Meski demikian, seluruh nomor yang diikuti atlet Sulteng berhasil menghasilkan medali.

“Alhamdulillah, semua nomor yang dipertandingkan bisa kami raih medalinya. Prestasi ini juga menandai bahwa hingga penghujung tahun, pencapaian atlet petanque Sulteng tidak pernah terputus. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik lagi,” ujar Andi Sultan.

Ia menambahkan, keikutsertaan atlet dalam kejuaraan ini juga menjadi ajang menguji mental atlet muda yang dipadukan dengan atlet senior, sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Umum FOPI Sulteng, Humaedi, menilai capaian akhir tahun ini menjadi modal penting bagi petanque Sulteng untuk menatap PON 2028.

“Heriyanto yang merupakan peraih medali emas PON 2024 masih membutuhkan lebih banyak try out dan jam terbang untuk memaksimalkan potensinya,” kata Humaedi.

Wakil Dekan III FKIP Untad ini juga menambahkan perkembangan atlet muda seperti Moh Risyaf dan Andi Rezki Ramadhan yang sebelumnya menjalani debut pada Pomnas 2025. Meski belum meraih medali saat itu, hasil di Bali dinilai mampu membangkitkan semangat atlet dan memperkuat posisi petanque sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Sulawesi Tengah. (bar)