Debut OWS Internasional, Atlet Donggala Raih Podium Juara 3

SPORT SULTENG2639 Dilihat

‎Palu, sportz.id – Perenang Donggala, Alexander Adrian, membuktikan bisa berprestasi di tingkat Asean pada debut internasionalnya di ajang 3rd Thailand Sea Open Water Swimming Championship yang berlangsung di Pattaya, Thailand, 12–14 September 2025.

‎Siswa Sekolah Menengah Keolahragaan (Smanor) Palu ini turun di nomor Open Water Swimming (OWS) 10 kilometer finis di posisi ketiga. Posisi pertama dan kedua diraih oleh perenang tuan rumah dari tim Thailand.

‎Tidak hanya itu, Alexander juga memperkuat tim estafet Indonesia pada nomor mixed 4×1500 meter bersama Akbar, Jenny, dan Patrice. Tim Merah Putih berhasil meraih posisi kedua, hanya kalah dari tim Thailand.

Alex dan Tim Indonesia nomor mix estafet raih juara 2


‎“Ya, ini debut perdana saya di level internasional dan mewakili Indonesia. Semua pembiayaan ditanggung oleh PB Akuatik Indonesia,” kata Alexander perenang Millenium Aquatic Jakarta, Selasa (16/9)

‎Di usianya yang baru 17 tahun, Alexander membuktikan sebagai aset berharga Sulawesi Tengah, yang punya potensi besar menyumbangkan medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 pada cabang olahraga renang kolam maupun perairan terbuka (OWS).

‎Saat ini, Alexander sudah menempati peringkat kedua nasional di nomor 200 meter gaya kupu-kupu, sementara di nomor OWS ia telah membuktikan kemampuannya di level Asia Tenggara.

‎Apalagi renang adalah olahraga terukur, dan Alexander masih punya waktu tiga tahun ke depan sampai PON.

‎Dari data yang ada, ia berpotensi minimal dua emas di PON 2028, selain nomor-nomor renang lainnya.

Alexander Adrian, Perenang Donggala Sulawesi Tengah


‎Apresiasi datang dari Ketua KONI Donggala, Asgaf Umar, yang menilai capaian Alexander sebagai bukti kualitas atlet Sulteng.

‎“Kami bangga dengan prestasi Alexander. Ini aset besar yang harus benar-benar dibina agar bisa berprestasi lebih tinggi,” katanya.

‎Senada, Ketua Pengprov Akuatik Sulteng, Hidayat Lamakarate, menyebut prestasi ini sebagai sinyal bahwa pembinaan harus diperkuat.

‎“Alexander sudah menunjukkan kapasitasnya di level internasional. Harapan kami dengan kepemimpinan KONI Sulteng yang baru, pembinaan atlet potensial seperti Alexander bisa lebih diperhatikan secara serius,” ujar Hidayat sebagaimana disampaikan Ketua Harian Muh Warsita SPd MM.  (bar)