‎Helmy Umar Masuk Tim Penjaringan Calon Ketum IMI Pusat ‎

‎Dua Nama Kuat Mengemuka di Rakernas Bali

SPORT SULTENG3105 Dilihat

BALI, sportz.id — Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah, Helmy Umar, resmi ditunjuk sebagai salah satu anggota Tim Penjaringan dan Penyaringan bakal calon Ketua Umum IMI Pusat periode 2025–2030.

‎Penetapan ini diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI 2025 yang digelar di Provinsi Bali, Senin, 28 Juli 2025.

‎Salah satu penilaian kenapa Helmy masuk menjadi TPP salah satunya pencapaian IMI Sulteng dibawah komando Helmy Umar mendapat penghargaan Pengprov IMI terbaik di Indonesia Timur, yang diberikan IMI Pusat pada saat Rakernas IMI tahun 2024.

IMI Award 2024 : IMI Sulteng Raih The Best Pengprov untuk Indonesia Timur

‎Helmy bersama enam nama lainnya dari berbagai unsur IMI, termasuk tokoh senior seperti Sadikin Aksa dan perwakilan IMI dari daerah lain seperti Aceh dan Kalimantan Selatan. Tim ini dibentuk untuk menjaring calon-calon yang memenuhi kriteria profesionalitas, integritas, rekam jejak kuat, serta komitmen terhadap pengembangan olahraga otomotif nasional.

‎Dalam Rakernas tersebut, Ketua Umum IMI Pusat Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet, mengumumkan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) IMI 2025 akan digelar pada 20 September 2025 di Yogyakarta. Agenda utama Munas adalah pemilihan Ketua Umum IMI yang baru untuk masa bakti lima tahun ke depan.

‎Bamsoet menegaskan, Munas bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat posisi IMI sebagai pilar penting dalam pembinaan atlet otomotif, sport tourism, hingga industri modifikasi di Indonesia.

‎“IMI harus tetap menjadi organisasi yang solid, bersih, dan terbuka. Pemimpin IMI ke depan harus punya visi besar, pengalaman mumpuni, dan kemampuan merangkul seluruh elemen otomotif nasional,” ujar Bamsoet.

‎Seiring dengan dibentuknya tim penjaringan, dua nama kuat mulai mencuat sebagai calon Ketua Umum IMI Pusat:

‎Bambang Soesatyo, petahana yang masih menjabat dan dikenal luas sebagai tokoh politik nasional yang aktif mendorong kemajuan olahraga otomotif.

‎Moreno Soeprapto, mantan pembalap mobil nasional yang juga  pemilik Sirkuit Sentul, serta dikenal punya kedekatan kuat dengan dunia motorsport dan komunitas otomotif akar rumput.

‎Kedua sosok ini dinilai memiliki rekam jejak kuat di bidang otomotif, namun dengan pendekatan dan latar belakang yang berbeda.

‎Bamsoet lebih dikenal sebagai figur politik dan organisatoris, sementara Moreno membawa perspektif praktisi dan pelaku langsung olahraga otomotif.

‎Tim Penjaringan, termasuk Helmy Umar, diharapkan menjalankan proses seleksi dengan transparan, inklusif, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) IMI.

‎Keberadaan perwakilan dari IMI daerah seperti Sulawesi Tengah dalam tim ini menunjukkan semangat IMI untuk merangkul seluruh elemen.

‎“Ini adalah kehormatan bagi kami di Sulawesi Tengah. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan terhadap IMI daerah dan komitmen kami untuk ikut menjaga marwah organisasi,” ujar Helmy singkat usai Rakernas. (bar)