KLPI Sulteng Siap Ramaikan FORNAS VIII 2025 di NTB, Alfina A Deu Jadi Dewan Pakar KORMI Sulteng

Ketua KLPI Sulteng Ditunjuk Jadi Dewan Pakar KORMIDA

KORMI1263 Dilihat

Palu, sportz.id – Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Kebugaran Lansia Pra Lansia Indonesia (KLPI) Sulawesi Tengah dipastikan turut ambil bagian dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat pada akhir Juli mendatang.

Kegiatan ini menjadi panggung nasional bagi lansia dan pra lansia dari seluruh Indonesia untuk unjuk semangat dan kebugaran.

Ketua Inorga KLPI Sulteng Alfina A Deu SKM MSi mengatakan, akan mengirimkan peserta untuk mengikuti berbagai kategori lomba yang akan berlangsung pada 30–31 Juli 2025 di Asrama Haji Bir Ali.

Keikutsertaan KLPI Sulteng dalam ajang ini mendapat dukungan penuh dari internal organisasi, terlebih setelah Ketua KLPI Sulawesi Tengah Alfina A Deu secara resmi dipercaya masuk dalam jajaran kepengurusan KORMIDA Sulteng sebagai Dewan Pakar. Penunjukan ini memperkuat posisi KLPI sebagai bagian penting dalam pengembangan olahraga masyarakat di daerah.

Mengusung semangat “Kalah Menang Semua Senang”, FORNAS VIII 2025 menjadi momentum mempererat solidaritas dan semangat sehat para lansia di Tanah Air.

Ketua KLPI Sulteng Alfina A Deu SKM MSi bersama Ketua Umum KORMI Adil Hakim, BSc MPA dan jajaran pada Pelantikan pengurus KORMI Sulteng di Hotel Best Western Palu, Minggu (29/6/2025).

“KLPI Sulteng menargetkan bukan hanya partisipasi aktif, tetapi juga membawa pulang prestasi demi mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional,” ujar Alfina yang juga Sekdispora Sulteng usai Pelantikan pengurus KORMI Sulteng di Palu, Minggu (29/6/2025).

Pada Fornas NTB, KLPI Sulteng tetap berkomitmen pada nilai SMRT yakni  Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.

Dalam ajang tersebut, KLPI akan mengikuti berbagai kategori lomba, mulai dari perorangan lansia, pra lansia, instruktur, hingga ketua provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, akan dipertandingkan pula kategori beregu lansia dan pra lansia, serta senam Alzheimer dengan format campuran berdiri dan duduk. Dua kategori khusus, yakni instruktur perorangan dan instruktur beregu, dibuka dengan usia bebas. (bar)