Prestasi PON Bela Diri 2025, Atlet Wushu Sarlan Terima Penghargaan KONI Sulteng

SPORT SULTENG1116 Dilihat

PALU, sportz.id – Sarlan, atlet wushu Sulteng, mendapatkan apresiasi dari KONI Sulteng atas prestasi yang dicapai pada PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Penghargaan berupa bonus diserahkan langsung pada acara rangkaian pelantikan KONI Sulteng di Best Western Palu, Selasa (2/12), turut disaksikan Ketua umum KONI Pusat Letjen (purn) Marciano Norman, Gubernur Sulteng, Pangdam XXIII/ Palaka Wira serta Forkopimda hadirin.

Penyerahan apresiasi disaksikan langsung Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia Provinsi Sulteng, Imelda Liliana Muhidin, serta Wali Kota Palu. Selain atlet, KONI juga memberikan reward kepada pelatih yang turut mendampingi di PON Bela Diri.

Atlet wushu Sulteng, Sarlan, mempersembahkan medali perunggu pada ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, yang digelar pada Oktober lalu.

Capaian di PON Bela Diri tersebut menjadi medali pertama wushu Sulteng di ajang Kejurnas atau PON Bela Diri.

Sarlan, yang juga tampil di PON 2024 Aceh–Sumut, akhirnya mampu memecah kebuntuan medali untuk wushu setelah penantian panjang sejak cabang ini hadir di Sulteng.

Imelda memberikan apresiasi kepada KONI Sulteng yang peduli terhadap cabang olahraga berprestasi.

Bagi wushu, apresiasi dari KONI tersebut membangkitkan semangat cabor untuk berprestasi lebih baik lagi pada PON Bela Diri di Kudus.

“Usai PON Bela Diri ini, kita punya waktu dua tahun lebih dari sekarang untuk persiapan menuju PON 2028 NTT dan NTB. Tentunya harus dimaksimalkan dengan program pembinaan,” ujar Imelda didampingi Binpres Wushu, Hendra Iskandar SPd MPd AIFO.

Imelda mengatakan pencapaian di PON Bela Diri Kudus bisa ditingkatkan menjadi medali emas pada PON 2028 sebagaimana target Gubernur dan KONI Sulteng untuk menembus 10 besar PON 2028. Apalagi Sulteng juga dibantu pelatih Mohammad Adhan Rusdin, yang pernah berkontribusi medali emas pada SEA Games 2013 Myanmar dari cabor pencak silat.

“Wushu siap berkolaborasi dalam program pembinaan, dibantu Binpres serta para pelatih, agar visi Sulteng Nambaso tercapai di PON 2028,” kata Imelda.

Ketua Umum KONI Sulteng, Fathur Razaq, memberikan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi pada PON Bela Diri Kudus.

“Pencapaian PON Bela Diri Kudus ini menjadi awal yang baik. Kita akan terus memperkuat pembinaan agar ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik di PON 2028 NTT–NTB dan mencapai target 10 besar,” ujarnya.

Sulteng mengoleksi empat medali perunggu di ajang PON Bela Diri 2025 — dua dari cabang karate, satu dari taekwondo, dan satu dari wushu. (bar)