Palu, sportz.id – Pemilihan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulawesi Tengah berlangsung panas namun tetap demokratis. Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting, setiap peserta mendapat satu hak suara.
TPP yang terbentuk terdiri dari perwakilan KONI Provinsi, KONI Kabupaten, serta Pengurus Provinsi (Pengprov).
Dari KONI Provinsi hadir Moh. Natsir Said, S.H., M.H., sementara perwakilan KONI Kabupaten diwakili oleh Sugiarto Djanun (KONI Banggai), Asgaf Umar (KONI Donggala), dan Mansur Pondang (KONI Tolitoli). Dari unsur Pengprov, hadir Irwan (Fungsional), Tirtayasa Efendi (Kempo), dan Surya Harun (Soft Tenis).
Dalam proses pemilihan, sejumlah calon memperoleh suara signifikan. Irwan (Siwo PWI) memimpin dengan 18 suara, disusul Tirtayasa (Kempo) dengan 16 suara, serta Surya (Soft Tenis) dengan 15 suara. Kandidat lain yang juga mendapat dukungan di antaranya Humaedi (Bapomi) dan Ashar (Sepak Takraw) yang sama-sama meraih 12 suara, Risman (Pencak Silat) dengan 8 suara, serta Mulyadi dengan 7 suara.
Sementara itu, beberapa calon lain memperoleh suara lebih sedikit, di antaranya Jabar A.J (5), Erwin (2), Andi Brilin (2), Adi Kasmudin (1), H. Suaib (1), Anas (1), Dini P (1), dan Yorry (Dayung) (1).
Plh Ketua Umum KONI Sulteng, Helmy Umar, menyampaikan apresiasi atas jalannya pemilihan yang berlangsung demokratis. Ia berharap TPP yang terpilih mampu bekerja secara profesional untuk menyeleksi figur-figur terbaik yang akan diusung pada Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Sulteng tahun 2025.
“Rakerprov kali ini berjalan demokratis. Harapan kami, TPP dapat menjalankan tugas dengan baik hingga mengantarkan figur yang akan dibawa pada Musprov 2025,” kata Helmy, juga Ketua Umum IMI Sulteng.
Musprov KONI Sulteng dijadwalkan pada 13 September mendatang. (bar)
