Menurut Dasmin, hubungan Pengprov TI Sulteng dengan Thamrin Marzuki cukup dekat. Thamrin Marzuki, pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov TI Sulteng peiode 2009 -2011 saat menjabat Danrem 132/Tadulako.
Selanjutnya, Thamrin Marzuki dipercaya terpilih Ketua Umum PBTI melanjutkan kepemimpinan Letjen TNI Purn Marciano Norman, dari 2019 hingga sekarang.
“Awal-awal beliau memimpin PBTI tahun 2019 terjadi wabah covid 19. Hebatnya, justru pandemi itu tidak menghalangi kegiatan pembinaan prestasi dari PB hingga Pengprov. Banyaknya event Taekwondo yang bersifat kejuaraan online baik itu poomsae, speed kicking, Kyukpa, dll,” kata Dasmin.
Poin plus lainnya, pada era kepemimpinan Thamrin Marzuki, mencanangkan kejurnas antar wilayah (Kejurwil) yang dimaksudkan untuk mencari atlet-atlet muda potensial yang dipersiapkan untuk jangka menengah dan jangka panjang dalam rangka pembinaan atlet usia dini sebagai implementasi dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Program yang paling brilian, Thamrin Marzuki menggagas program Thamrin menggagas program yg bernama TIIS (Taekwondo Indonesia Integrated System) dalam menata organisasi Taekwondo, baik itu pertandingan, perwasitan, kepelatihan, UKT dll.
