Program/sistem TISS ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kemenpora dan KONI Pusat, karena semua kegiatan Taekwondo menjadi lebih mudah, transparan, efektif, hemat biaya, dan memiliki database yang terintegrasi dari pusat hingga daerah.
“Sehingga tidaklah berlebihan kalau Ketum PBTI Letjen TNI purn M Thamrin Marzuki kita juluki sebagai bapak TIIS Indonesia,” ujar Dasmin.
Dasmin berharap ketulusan dan kerja keras Thamrin Marzuki untuk memperbaiki dan meningkatkan prestasi Taekwondo Indonesia bisa terwujud di periode berikutnya.
“Pengprov TI Sulteng memberikan dukungan penuh kepada beliau, agar tetap maju menjadi Ketum PBTI masa bhakti 2023-2027, semoga sukses, Aamiin,” imbuh Dasmin. (bar)
