Palu, sportz.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh technical delegate (TD) dari 25 pengprov cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan diperlombakan. Rapat berlangsung di Hotel Sultan Raja, Kota Palu, dan dihadiri lengkap oleh para perwakilan cabang olahraga.
Ketua KONI Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, hadir bersama Ketua Harian KONI Morowali beserta jajaran. Dari KONI Provinsi Sulawesi Tengah turut hadir Plh Ketua Umum Helmy Umar, Sekum Moh. Warsita, serta Bendahara Umum Armin Amiruddin.
Menurut Yusman, rapat koordinasi ini merupakan inisiatif Kabupaten Morowali untuk memastikan kesiapan teknis maupun regulasi sebelum pelaksanaan Porprov.
“Kami ingin memastikan bahwa technical delegate dari seluruh cabang olahraga memahami regulasi dan menyiapkan technical handbook sejak awal. Ini juga bentuk keseriusan Morowali sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Beberapa agenda penting dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya Maskot dan Logo Porprov 2026.
KONI Morowali memastikan maskot dan logo resmi belum diluncurkan. Peluncuran akan dilakukan secara khusus dengan menghadirkan simbol Si Jonga sebagai ikon Porprov Sulteng 2026.
Rapat juga menekankan pentingnya memastikan Pengprov maupun Pengcab dari setiap cabang olahraga tetap aktif. Jika ditemukan kepengurusan yang tidak berjalan, KONI Provinsi bersama KONI Kabupaten/Kota diminta segera mendorong pembenahan agar seluruh cabor dapat dipertandingkan pada Porprov.
Sejumlah cabang olahraga mengusulkan penyesuaian regulasi, termasuk penambahan nomor pertandingan. Hal ini dilakukan agar sejalan dengan standar pelaksanaan PON NTT-NTB 2028.
Sekum KONI Sulteng, Moh Warsita menegaskan seluruh regulasi dan handbook yang telah disusun wajib segera disosialisasikan ke KONI Kabupaten/Kota agar para peserta bisa mempersiapkan diri lebih awal.
“Porprov masih lebih dari satu tahun lagi, tetapi seluruh aspek teknis, organisasi, hingga anggaran sudah harus disiapkan sejak sekarang,” kata Warsita. (bar)
PESERTA RAKOR
1 PENGPROV. PASI SULAWESI TENGAH
2 PENGPROV..IMI SULAWESI TENGAH
3 PENGPROV. ISSI SULAWESI TENGAH
4 PENGPROV. POBSI SULAWESI TENGAH
5 PENGPROV. PERBASI SULAWESI TENGAH
6 PENGPROV. PBVSI SULAWESI TENGAH
7 PENGPROV. PBSI SULAWESI TENGAH
8 PENGPROV. PERCASI SULAWESI TENGAH
9 PENGPROV. PODSI SULAWESI TENGAH
10 ASPROV. FUTSAL SULAWESI TENGAH
11 PENGPROV. PERGATSI SULAWESI TENGAH
12 PENGPROV. FORKI SULAWESI TENGAH
13 PENGPROV. PERBAKIN SULAWESI TENGAH
14 PENGPROV. PERPANI SULAWESI TENGAH
15 PENGPROV. FPTI SULAWESI TENGAH
16 PENGPROV. FASI SULAWESI TENGAH
17 PENGPROV. IPSI SULAWESI TENGAH
18 PENGPROV. FOPI SULAWESI TENGAH
19 PENGPROV: AKUATIK INDONESIA SULTENG
20 ASPROV. PSSI SULAWESI TENGAH
21 PENGPROV. PSTI SULAWESI TENGAH
22 PENGPROV. TI SULAWESI TENGAH
23 PENGPROV. PTMSI SULAWESI TENGAH
24 PENGPROV: PELTI SULAWESI TENGAH
25 PENGPROV. PERTINA SULAWESI TENGAH

