Semarang, sportz.id– Cabang olahraga panjat tebing menorehkan prestasi membanggakan bagi kontingen Sulawesi Tengah pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah 2025. Tim putri berhasil membawa pulang medali emas pada nomor lead beregu, sementara satu perunggu diraih di nomor lead perorangan putri.
Medali emas dipersembahkan trio atlet putri: Fatia Syiva Ramadani (Universitas Terbuka), Kinaya Maulidya (Universitas Tadulako), dan Nuryatul Ainun (Universitas Tadulako). Ketiganya tampil solid sejak babak kualifikasi hingga final, menyingkirkan tim kuat dari Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Anak-anak tampil penuh percaya diri, saling melengkapi di lintasan. Ini buah dari latihan panjang mereka sejak persiapan PON lalu,” ungkap Ilmawati Labanu, pelatih panjat tebing putri Sulteng yang juga tercatat sebagai pelatih PON 2024.
Tak hanya di nomor beregu, Fatia Syiva Ramadani juga menambah koleksi medali dengan meraih perunggu pada nomor lead perorangan putri. Prestasi ganda ini kian menegaskan perannya sebagai andalan Sulteng di cabang panjat tebing.

Sementara itu, peluang tambahan medali masih terbuka. Pada nomor speed classic, Nuryatul Ainun berhasil melangkah ke babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pagi ini.
Dengan tambahan emas dan perunggu dari panjat tebing, kontingen Sulawesi Tengah semakin memperkokoh posisinya di klasemen sementara perolehan medali POMNAS XIX. Sementara Sulteng meraih 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu berada 13 besar. (bar)

