Palu, sportz.id – Turnamen Bulutangkis HANI 2025 yang berlangsung pada 26 hingga 30 Juni 2025 di Bungku, Morowali, resmi berakhir dengan sejumlah pertandingan sengit yang menghasilkan para juara dari berbagai kategori.
Di kategori Ganda Dewasa Putri Lokal, pasangan Ibu Ida dan Nunung dari PB MARS berhasil keluar sebagai juara pertama. Di posisi kedua ada pasangan Fadillah dan Fausiah dari BSI/PB MBS, sementara posisi ketiga diraih bersama oleh pasangan Nurul dan Sintia dari PB LABUA serta Sukma dan Widi dari Topogaro.
Untuk Ganda Dewasa Putra Lokal, gelar juara diraih oleh Fuad dan Irfan dari AIS. Hendrawan dan Wawan Setiawan dari Bahodopi menempati posisi kedua. Sementara itu, dua pasangan yang meraih juara ketiga adalah Nugi dan Sahil dari PB LABUA serta Akib dan Anca dari BRI.
Pada kategori Tunggal Anak-anak Putri, Gloy Kimeira Inriany Kolubo dari PB SINTUWU MAROSO menjadi juara pertama, disusul oleh Atika di posisi kedua. Viza dan Warfa’Ni dari PB AZKILA berbagi tempat di posisi ketiga.
Di Tunggal Usia Dini Putra, Alfero Firzi dari PB MORUT tampil sebagai juara pertama, mengungguli Muh Faith Alfaresi dari PB MBS di posisi kedua. Brave Arsenio dari PB AZKILA dan Moh Azka Alfarizi P dari PB BUNGKU menempati posisi ketiga bersama.
Untuk Tunggal Anak-anak Putra, Aditya dari PB AZKILA berhasil merebut juara pertama, sementara rekan satu klubnya, Rich Aubrey Dinejad, menempati posisi kedua. Muhammad Junizar Panini dan A. Ahmad Afif Firdaus dari PB MBS berbagi tempat di posisi ketiga.
Try Zaskya Amelia dari WOSU berhasil memenangkan kategori Tunggal Taruna Putri. Posisi kedua ditempati oleh Preychilia Imannuella A Torila dari SMANOR Tadulako. Dua atlet lainnya, Sari Suci Ramadani dari SMANOR Tadulako dan Vara Gloria Kolo dari PB SINTUWU MAROSO, berbagi posisi ketiga.
Kategori terakhir, Tunggal Taruna Putra, dimenangkan oleh Dimas Raditya dari SMANOR Tadulako. Rekannya, Muh Rivan Adhi Pratama, berada di posisi kedua. Sedangkan Fathir dari PB AZKILA dan Muh Fahri Mursalin dari SMANOR Tadulako menyabet posisi ketiga bersama.
Ketua Panitia Abdul Hafid yang menggagas turnamen ini mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi para atlet lokal untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaik mereka di ajang kompetitif.
Ia juga berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan untuk meningkatkan semangat olahraga di Morowali.

