Palu – Muhamad Fathur Razaq Anwar kian akrab di berbagai kalangan masyarakat Sulawesi Tengah.
Sosok muda ini tak hanya hadir di satu bidang, melainkan terus menyalakan semangat berkegiatan dari olahraga tinju, otomotif, hingga pelestarian budaya lokal lewat kejuaraan perahu layar tradisional.
Melalui inisiatif bertajuk BERANI— Fathur telah menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan karakter pemuda dan kegiatan positif berbasis komunitas.
Di ring tinju, BERANI Boxing menjadi wadah anak muda menyalurkan bakat dan semangat sportivitas.
Di jalan raya, BERANI Otomotif memfasilitasi pecinta otomotif dan penggemar motorsport untuk berkreasi dengan tertib dan aman.
Tak berhenti di situ, Fathur juga menggagas kejuaraan perahu layar tradisional, menghidupkan kembali kebanggaan akan budaya bahari yang mulai tergerus zaman.
Bahkan soal kelsetarian alam juga tidak luput dari perhatiannya. Selaku Ketua Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, Ia menanam 70.000 pohon mangrove bersama masyarakat di pesisir Teluk Palu, Sabtu (27/7/2025).
Namun, di tengah kiprahnya yang semakin terlihat, tantangan dan kritik pun tak luput datang. Seperti pepatah, semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa.
Fathur menjadi perhatian banyak pihak—tak hanya karena gebrakan positifnya, tetapi juga karena konsistensinya yang mulai menonjol di kancah daerah.
Bagi banyak orang, Fathur adalah cermin bahwa perubahan tak harus menunggu usia.
Dengan kerja-kerja nyata yang menyentuh langsung masyarakat, ia menjadi inspirasi bahwa kemajuan daerah bisa dimulai dari semangat satu orang—asal dilakukan dengan tulus dan berkelanjutan. (bar)

