Pelatih Akademi Persipal, Akbar Ali, mengungkapkan bahwa anak-anak asuhnya telah dipersiapkan selama enam bulan terakhir. Ia optimis timnya siap tampil di level nasional.
“Saya lihat mereka sudah percaya diri. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di Surabaya,” katanya.
Sementara itu, pelatih SSB Bina Koramil Tinombo, Sony, menerima kekalahan timnya dengan lapang dada.
“Mungkin anak-anak grogi, jadi permainan tidak maksimal. Tapi kami tetap bersyukur bisa sampai ke final. Posisi runner-up sudah cukup membanggakan,” ujarnya.
Piala Menpora U-12 tahun 2025 ini dimulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota. Nantinya, 16 tim dari berbagai regional akan bertanding di babak nasional. (bar)

