Total ada 18 partai yang akan dipertandingkan dengan 36 petinju dari berbagai sasana, di antaranya SMANOR Palu, Elite Fitness, Mortal Camp, dan Nakula Fighting Camp. Termasuk di antaranya empat petinju putri yang akan tampil di dua partai fun dan dua partai prestasi.
Bendahara Umum KONI Sulteng, Armin Amirudin SH MH AIFO, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini.
“Kami bangga dengan Fatur, mungkin Ketua Pertina termuda di Indonesia. Ini gebrakan luar biasa dan terasa seperti Kejurnas, walau skalanya masih daerah. Harapannya bisa menghasilkan atlet tangguh untuk PON 2028 di NTT dan NTB.”
Perwakilan panitia, M Arif Lamakarate, menyampaikan bahwa ajang ini menggabungkan unsur prestasi dan hiburan.
“Ini bukan hanya soal menang, tapi bagaimana tinju bisa dinikmati sebagai tontonan sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi.”
Salah satu peserta, Jessica Kalalo dari Mortal Camp, menyambut baik penyelenggaraan ini.
“Event ini jadi wadah yang tepat untuk atlet menyalurkan bakat, dan semoga bisa menjadi batu loncatan ke tingkat nasional bahkan internasional.”
Pelatih tinju SMANOR Palu berterima kasih atas pelaksanaan event ini.
“Bagi saya pelatih sangat bersyukur ada event karena ada ruang bagi atlet kami untuk naik di atas ring,” kata Ninong yang juga Sekretaris Pertina Kota Palu.
Berani Boxing Championship menjadi langkah awal yang digadang-gadang akan berkembang seperti ajang One Pride MMA, dan diharapkan menjadi event profesional bagi cabang olahraga bela diri di Sulawesi Tengah. (Bar)

