Hingga saat ini, enam provinsi telah memastikan keikutsertaannya dalam Kejurnas ini, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Paraglider junior Sulteng yang akan turun yaitu Muhammad Fadil, Aca Febriansyah, Agung Latongko, Muhammad Daniel, Ahmad Akbar, Rosanti, Hikma, Asti Fitra dan Febri Rantung.
“Melalui kejurnas ini atlet junior kita bisa mengasah kemampuan mereka dalam rangka persiapan menghadapi PON 2028 mendatang,” kata Asgaf yang juga Ketua umum KONI Donggala.
Ajang ini tak hanya berperan penting dalam pembinaan prestasi olahraga paralayang di Indonesia, namun juga menjadi sarana promosi wisata unggulan daerah.
Keindahan alam Sigi dan panorama Teluk Palu menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan pengunjung dari luar daerah bahkan manca negara.
“Spot di Sulteng (Matantimali, Padende, Salena, red) bukan hanya spot paralayang terbaik di Indonesia, tapi juga surga tersembunyi yang layak dikenal dunia,” tutup Asgaf seraya menambahkan Matantimali juga pernah menjadi tuan rumah Pra World Cup Paragliding. (bar)

