Palu – Dr Faidul Keteng kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PASI Sulawesi Tengah periode 2025–2029 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov), Jumat malam (5/12) di Hotel Zamrud Palu.
Musprov dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kadispora Irvan Aryanto.

Hadir Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Dr. Humaedi serta perwakilan PB PASI, Muh Warsita.
Dalam Musprov , Faidul Keteng kembali memperoleh dukungan penuh setelah 13 kabupaten/kota secara bulat mengusung Kadis Bina Marga dan Tata Ruang Sulteng ini memimpin PASI Sulteng untuk periode kedua.

Laporan pertanggungjawaban (LPj) kepengurusan periode 2021–2025 diterima peserta dengan catatan fokus pada peningkatan prestasi.
Dalam sambutannya, Faidul berkomitmen menggeliatkan kembali agenda-agenda kompetisi, terutama di tingkat pelajar, sebagai fondasi pembinaan atlet jangka panjang.
Faidul juga menargetkan PASI Sulteng mampu meraih dua medali emas pada PON 2028, sebagai bagian dari kelanjutan tradisi medali yang selama ini telah tercipta.
Di era kepemimpinannya, sejumlah atlet nasional lahir dan mengharumkan nama daerah.
Pada PON 2020 Papua, atlet Sulteng Nofeldi tembus meraih medali perak di nomor 10.000 meter. Medali di PON Papua itu memecah rekor pertama kali atletik Sulteng meraih medali di ajang PON.
Prestasi itu berlanjut pada PON 2024, di mana Nofeldi kembali naik podium dengan meraih medali perunggu pada nomor yang sama.
Selain itu, atlet-atlet muda seperti Fitra dari Parigi dan Ariel Armando dari Morowali bersinar dengan meraih medali emas pada Kejurnas dan Popnas 2025.
Musprov juga menetapkan tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan baru. Formatur Faidul Keteng dibantu Mawardin (Parigi Moutong) dan Warsita. Formatur diberi waktu 30 hari untuk merampungkan komposisi pengurus sebelum diajukan kepada PB PASI, setelah terlebih dahulu memperoleh rekomendasi KONI Sulteng. (Bar)

