Gubernur Anwar Hafid BERANI Targetkan 30 Emas PON 2028, Masuk 10 Besar

KONI SULTENG5513 Dilihat

PALU — Jika Gubernur Sulawesi Tengah sebelumnya, Rusdy Mastura, sempat membuat gebrakan dengan menargetkan minimal 10 medali emas pada PON 2024 Aceh–Sumut, maka Gubernur Sulteng saat ini, Anwar Hafid, tampil lebih berani. Ia secara terbuka menargetkan kepengurusan KONI Sulteng yang baru untuk mampu meraih 30 medali emas pada PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Target ambisius itu disampaikan Anwar Hafid usai melantik pengurus KONI Sulteng periode 2025–2029 yang dipimpin Muhammad Fathur Razaq, S.IP, di Hotel Best Western Palu, Selasa 2 Desember 2025.

Dalam arahannya, Anwar menegaskan bahwa target tersebut menjadi prasyarat agar Sulawesi Tengah bisa menembus 10 besar nasional pada pesta olahraga empat tahunan itu.

Menurut Anwar, pencapaian 30 emas hanya dapat diraih melalui perencanaan matang dan pemetaan potensi cabang olahraga secara serius. Ia meminta KONI melakukan analisis SWOT secara komprehensif serta fokus membina atlet usia muda, khususnya kelahiran 2006, 2007, dan 2008, sebagai tulang punggung PON 2028.

Gubernur Anwar juga menekankan agar pengurus KONI tidak ragu soal pendanaan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah tidak boleh menjadi alasan mandeknya pembinaan prestasi, karena masih terbuka ruang dukungan dari kalangan swasta dan para pengusaha di Sulawesi Tengah demi membawa nama baik daerah.

Anwar bahkan menjanjikan ruang khusus bagi KONI untuk mempresentasikan rencana kerja secara terbuka di hadapan dirinya, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta DPRD. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap target 30 emas harus dibuktikan melalui perencanaan yang logis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepada Ketua KONI yang baru, Anwar Hafid secara terbuka melontarkan tantangan agar mampu membuktikan kapasitas kepemimpinan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh, bahkan siap mengorbankan kepentingan pribadi demi keberhasilan pembinaan olahraga Sulawesi Tengah.

Ia berharap kepengurusan KONI periode ini benar-benar fokus pada pembinaan atlet dan mampu memaksimalkan potensi daerah, termasuk menggandeng dunia usaha di sektor nikel, emas, dan perkebunan kelapa sawit sebagai mitra pendukung prestasi olahraga.

Selain itu, Anwar menyebut dukungan dari unsur Forkopimda, termasuk TNI dan Polri, yang siap dilibatkan dalam penguatan pelatihan dan pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa yang dibutuhkan pemerintah hanyalah rancangan kerja yang matang dan meyakinkan agar cita-cita membawa Sulawesi Tengah berprestasi tinggi di PON 2028 dapat diwujudkan. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *