“Dengan mengantongi lisensi Bulutangkis BWF level I ini, pelatih akan diakui oleh BWF dan bisa melatih di seluruh dunia,” terangnya.
PBSI menerapkan aturan peserta pelatihan diutamakan berasal dari pelatih Pengkab Pengkot PBSI yang aktif membina pelatih di daerah. Dengan demikian ilmu yang diperoleh bisa diaplikasikan langsung di lapangan.
“Bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan orang pelatih yang berasal dari tujuh Kabupaten dan Kota Palu se-Provinsi Sulawesi Tengah. Kriteria utama peserta yaitu pelatih berpotensi dan tengah membina atlet, sehingga diharapkan materi yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan,” ujar Gufran.
Pelatihan Pelatih BWF Level 1 diselenggarakan kedua kalinya di Kota Palu, setelah tahun 2022 digelar pertama kali. Kegiatan ini juga dihadiri Devin Lahardi, Wakil Ketua Umum PBSI Sulteng yang pernah memegang gelar juara dunia Malaysia Master 2010. (bar)

