PALU, sportz.id – Kejuaraan Paralayang Internasional Cross Country (IPXC) Salena, Kota Palu, memasuki hari kedua 27 April 2026, dengan persaingan yang semakin ketat. Sejumlah atlet dari berbagai negara menunjukkan skillnya pada kategori overall maupun kelas lainnya.
Pada klasemen sementara kategori Overall, atlet asal Korea Selatan, Chigwon Won, memimpin di posisi pertama setelah tampil konsisten pada dua hari pertama lomba. Posisi kedua ditempati atlet China, Xiaoya Xie, sementara atlet Indonesia, Ardiansyah Mega Putra, berhasil menempati posisi ketiga dan menjadi wakil Merah Putih terbaik di kategori ini.

Di kategori Female, atlet China kembali menunjukkan dominasi. Xiaoya Xie memimpin klasemen di posisi pertama, diikuti rekan senegaranya Ni Mo di posisi kedua. Sementara itu, atlet Indonesia Susana Dwi Cahyanti menempati posisi ketiga setelah menunjukkan performa stabil selama dua hari pertandingan.
Pada Sport Class, Chigwon Won kembali menunjukkan keunggulannya dengan menduduki posisi pertama. Atlet Indonesia Thomas Widyananto berada di posisi kedua, sedangkan posisi ketiga ditempati atlet China Ni Mo.
Sementara di kategori U-26, atlet muda Indonesia tampil impresif dengan mendominasi klasemen. Ardiansyah Mega Putra berada di posisi pertama, diikuti Susana Dwi Cahyanti di posisi kedua, serta Pangeran Dirgantara Pribaya di posisi ketiga. Maxwel Banen atlet paralayang Sulteng yang sebelumnya masuk tiga besar, terlempar di hari kedua.
Untuk kategori Teams by Team, kolaborasi Korea Para & Rise China menempati posisi pertama, disusul HAPPY Pilot di posisi kedua dan SANG TRUNOJOYO di posisi ketiga.
Kejuaraan paralayang internasional di Salena ini menjadi ajang penting bagi para atlet untuk menguji kemampuan terbang lintas alam (cross country) sekaligus mempromosikan potensi wisata dirgantara di Kota Palu. Hingga hari kedua, kondisi cuaca di kawasan Salena dinilai cukup mendukung jalannya perlombaan, sehingga para pilot dapat memaksimalkan strategi penerbangan mereka.
Pertandingan masih akan berlanjut pada hari-hari berikutnya, dengan peluang perubahan posisi klasemen yang masih terbuka lebar, terutama bagi atlet Indonesia yang terus berupaya mengejar posisi puncak di sejumlah kategori. (bas)

