Marco Mile Pimpin Induk Olahraga Binaraga PBFI Sulteng 2026-2030

PALU, sportz.id Marco Mile resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Sulawesi Tengah periode 2026–2030 melalui rapat pembentukan dan penetapan kepengurusan baru yang digelar di Aula Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Kamis (23/4/2026).

Rapat yang dihadiri mantan pengurus PBFI Sulawesi Tengah, sejumlah atlet, pelatih Pekan Olahraga Nasional (PON), pengurus binaraga dari Kabupaten Parigi Moutong dan Palu, serta pemerhati olahraga binaraga di Sulawesi Tengah.

Pimpinan rapat Kepala Bidang Organisasi KONI Sulawesi Tengah, Hendi Maratua Sagala, menjelaskan bahwa pelaksanaan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari berakhirnya masa berlaku surat keputusan kepengurusan PBFI Sulawesi Tengah sejak tahun 2024. Selain itu, kepengurusan PBFI Sulawesi Tengah periode sebelumnya juga telah dibekukan oleh Pengurus Besar Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia sehingga diperlukan pembentukan kepengurusan baru.

“SK kepengurusan PBFI Sulteng telah berakhir pada 2024 dan sebelumnya juga sudah dibekukan oleh PB PBFI, sehingga perlu segera dilakukan pembentukan kepengurusan baru,” ujar Hendi.

Sementara itu, pengurus PBFI Sulawesi Tengah sebelumnya, Leopold Mandagi, mengatakan rapat pembentukan dan penetapan pengurus baru dilakukan sesuai petunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBFI, mengingat kondisi kepengurusan PBFI Sulawesi Tengah yang telah vakum sejak dibekukan pada 2024.

Menurut Leopold, kondisi organisasi di daerah saat itu tidak memungkinkan dilaksanakannya Musyawarah Provinsi (Musprov) karena jumlah kepengurusan kabupaten dan kota yang masih aktif sangat terbatas.

“Mengingat dari pengurus beberapa kabupaten dan kota tersisa dua yang aktif, menyusul Tojo Una-Una, sehingga tidak dimungkinkan melaksanakan Musprov. Sesuai saran DPP, diberikan mandat ke KONI untuk membentuk pengurus baru,” kata Leo.

Diketahui, PBFI sebelumnya dipimpin oleh Wijaya Chandra semasa PBFI masihmenjadi induk dalam (PABBSI) Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia. Lebih dari dua dekade, Wijaya Chandra mengantarkan Sulteng meraih puncak prestasi dalam dunia olahraga body building melalui atlet Jefry Wuaten yang meraih medali emas PON (setelah juara 1 disanksi karena doping pada PON 2016) dan juara dunia bodybuilding dan terakhir padda PON 2021 meraih perak. (bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *