20 atlet rowing binaan Hanes Dayon Auna – Wahyu Aristina serta dibantu Sucipto dan Dirlan, kini mengingatkan kembali hostoris Talaga.
Diantara mereka ada Rio Riski peraih emas Asian Games 2018 Jakarta dan SEA Games 2023 Kamboja.
Selain itu ada Ahmad Tarmizi, Riski Umar, Rhefaldi Pasaribu dan senior dayung Sulteng pada PON Papua meraih perunggu, saat ini mereka kembali memperkuat tim dayung Sulteng PON Aceh-Sumut.

Ayu dan Hanes juga merintis lahirnya pedayung putri yang akan tampil PON 2024 yakni, Adhita, Gavra dan Cintia Pelule, setelah hampir dua dekade atlet dayung putri Sulteng Fatma terakhir kali tampil di PON 2004.

Apalagi PON kali ini, Sulteng ketambahan amunisi seorang atlet yang dikontrak Pokja Sulteng Emas, Asuhan Patiha bersama pelatihnya Agus Budi Aji, yang baru saja pulang menjalani latihan pelatnas Asian Games 2024 Guangzhou Cina. Keduanya akan segera bergabung di Talaga.
Hanes dan Ayu Aristina juga melahirkan pedayung muda yang semua atletnya dikombinasikan berhasil meloloskan 16 nomor rowing, canoeing dan nomor baru yang dipertandingkan rowijg coastal, dengan meraih 4 emas 2 perak pada Babak Kualifikasi PON 2024.
Capaian prestasi BK PON merupakan capaian terbaik Sulteng sepanjang zaman bagi cabor dayung.
“Puji syukur kepada Penguasa Semesta, kita mendapatkan dukungan kali ini perahu rowing quadraple multi riger 4- dari pemerintah Sulteng,” ujar Hanes di Talaga, Minggu (21/7/2024).
Hanes dikenal low profile tidak banyak bercerita. Namun ia mengungkapkan hasil yang dicapai BK PON adalah kerja keras pelatih, atlet dan pengurus.
Namun BK PON bukanlah tujuan akhir, karena target sebenarnya pada PON 2024 nanti. (Bar)



