“Lewat peran Asgaf, Matantimali dikenal dunia. Apalagi FASI berafiliasi dengan FAI. FAI (Fédération Aéronautique Internationale) ada di semua negara. Peran dari saudara Asgaf dan kawan-kawan dalam memperkenalkan olahraga ini ke dunia tidaklah kecil,” ujar Edison.
Edison mengatakan bahwa sejak dibentuk di Sulteng, FASI telah meraih 2 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Terdiri dari 2 perunggu dari Pitoyo Agus Mulyono dan tim paralayang di PON 2000, 3 perak dari Sita Dewi dan Ari Junaedi di PON 2008 Kalimantan Timur, serta 1 emas dari Alamsyah di PON 2004 Palembang dan PON 2024 di Aceh–Sumut dari cabang paralayang.
Musprov FASI dihadiri oleh Kabid Olahraga Dispora, Jely Rompas. Dalam sambutannya, Dispora Sulteng menyatakan kesiapan untuk membantu agar prestasi yang lebih baik bisa diraih di PON 2028.
Dalam sambutannya, Helmy Umar, Wakil Ketua Umum IMI Sulteng yang juga membuka Musprov, menyampaikan bahwa aerosport merupakan salah satu cabang olahraga prioritas berdasarkan pencapaian di PON. Kepada pihak pemerintah dan Dispora, Helmy berharap ke depan anggaran dapat difokuskan pada penguatan organisasi cabor. (bar)

